Tampilkan postingan dengan label Mindset Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mindset Bisnis. Tampilkan semua postingan

Jumat, April 20, 2012

Si Pencari Masalah


Berbanggalah bagi anda yang suka mencari masalah karena dengan sedikit polesan mindset yang benar anda dapat memanfaatkan kekurangan menjadi suatu kemampuan yang istimewa. Taukah anda banyak bisnis baru bermunculan berawal dari kejelian mencari solusi dari masalah yang ada, yaa... awal dari mencari solusi adalah karena adanya permasalahan, namun bagi anda yang ingin memulai berbisnis seperti saya, hal yang dilakukan adalah mencari, mengenali masalah dan menemukan solusi untuk dapat dijadikan sumber penghasilan.

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan ebook gratis yang berjudul ‘Saya Muak dengan Motivasi’ karangan Bapak Hadi Wijaya setebal 213 halaman, satu cerita yang membuat saya terkesan mendapat inspirasi dari sebuah toko kecil di depan Supermarket yang tetap eksist, ada lagi sebuah cerita disaat orang pusing dan menghindari kartu kredit dijelaskan bagaimana tips dan trik mencari modal denga kartu kredit. Untuk lebih jelas anda bisa mendownloadnya juga di blog lesprivatbisnis.com. Saya memiliki seorang teman yang melihat permasalahan seputar wajah yang kusam, kosmetika di pasaran yang tidak bersahabat dengan kulit dan kegemarannya makan kurma, kemudian ia bersama rekan menciptakan sabun pembersih wajah yang aman dan memiliki keistimewaan dengan busa yang lembut dan terbuat dari kurma, yaa... jadilah sabun kurma. Anda sudah tau kan banyak manfaat dari buah kurma.
Saya sendiri tengah merintis sebuah usaha di bidang peternakan kambing dan hamster, saya juga hobi menulis dan berselancar didunia maya, aktifitas ini saya lakukan baru 2 bulan ini dengan konsep yang saya siapkan untuk dipasarkan yaitu menjadikan 2 hewan ternak tersebut menjadi solusi dari sebuh permasalahan. Jadi jika anda belum pandai dalam mencari solusi carilah masalah, bagaimana ada solusi jika tidak ada masalah ? seperti yang di terangkan dalam al-qur’an ‘Sesungguhnya didalam kesulitan ada kemudahan’.

Sabtu, April 14, 2012

Belajar Motivasi Mandiri dari Ayam Kampung


Pagi ini adi menurunkan ayamnya dari sarangnya, sudah beberapa hari ini ia menantikan semua telur yang di erami ayamnya menetas. Ia memberinya beras sebelum ayam-ayam kecilnya  di lepaskan 2 hari kemudian untuk ikut bersama induknya mencari makan. Waktu demi waktu berjalan dan anak-anak ayam telah tumbuh dan saat si induk akan kawin, anak-anaknya sudah mulai di sapih (dipisahkan) dengan cara di patuk sampai si anak ayam dengan sendirinya memisahkan diri.

Adi adalah seorang anak sulung dari 3 bersaudara  yang hidup sederhana di pinggir kota yang memiliki sebidang tanah untuk memelihara ayam. Saat beranjak dewasa adi mulai merajut impiannya menjadi seorang pengusaha dengan memulainya sebagai seorang karyawan swasta dengan harapan ia bisa mengumpulkan modal dan pengalaman untuk memulai usaha, namun langkahnya selalu saja mengalami kendala, uang gaji bulanannya selalu saja habis entah untuk apa ia gunakan sampai akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari perusahaan tempat ia bekerja dengan uang gajinya terakhir, bukan tanpa alasan ia memutuskan untuk keluar. 

Ia bermaksud menggunakan gaji terakhirnya itu sebagai modal awal ia menjajaki dunia usaha. Di tengah perjalanannya ia mengalami banyak kesulitan dan saat kesulitan ia selalu mengandalkan orangtuanya untuk mem backup kebutuhannya, rasanya hampir putus asa. Saat berjalan pulang ia melihat keluarga ayam sedang mencari makan dengan anak-anaknya, Ia teringat masa kecilnya sewaktu memelihara ayam dimana anak-anak ayam akan memisahkan diri saat masih remaja, tidak ada anak ayam yang mengikuti induknya sampai dewasa. Anak ayam akan berjuang mencari makanannya sendiri dan hidup mandiri. Satu pelajaran yang ia ambil ini menjadikan ia kembali bersemangat dan bertekad untuk mandiri, apapun yang terjadi ia tidak akan mengandalkan orangtuanya jikala ia gagal, ‘lebih baik berhutang kepada orang lain daripada meminta kepada orangtua’ pikirnya, karena orangtua tidak akan pernah menagih uang yang diberikannya.

Menjadi seorang ayah atau ibu pasti menginginkan anaknya untuk dapat hidup layak saat ia dewasa. Ada orangtua yang mendidik anaknya dengan disiplin keras ada pula yang selalu mensupport dengan menyediakan semua kebutuhan anaknya, kita sebagai anak harus selalu menyadari bahwa setiap orangtua mendidik anaknya berbeda beda namun tetap dengan kasih sayang. Manusia bukan ayam namun ada pelajaran dari kehidupan ayam yang bisa kita jadikan pelajaran.