Tampilkan postingan dengan label strategi bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label strategi bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 29, 2012

Merintis Bisnis Via Online

|0 komentar
Merintis bisnis sampingan belakangan ini menjadi alternatif yang cukup efektif untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Tidak heran bila banyak karyawan, mahasiswa, pelajar, bahkan ibu rumah tangga yang tertarik menekuni bisnis sampingan untuk mendapatkan incometambahan setiap bulannya.
bisnis online 200x180 Merintis Bisnis Sampingan Via OnlineDari sekian banyak peluang bisnis sampingan yang bisa dijalankan, bisnis online merupakan salah satu ide bisnis yang sekarang ini banyak diminati masyarakat. Waktu operasionalnya yang tak terbatas, serta jangkauan wilayahnya yang cukup luas, membuat sebagian besar masyarakat lebih memilih bisnis online sebagai peluang bisnis sampingan yang menggiurkan serta cukup mudah untuk dijalankan.
Nah, apa Anda juga tertarik merintis bisnis sampingan via online? Berikut adalah beberapa cara sederhana yang bisa Anda jalankan untuk merintis bisnis sampingan menggunakan bantuan internet.
  • Mulailah dari hobi yang Anda miliki. Ketika menekuni sebuah usaha, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih jenis usaha yang benar-benar kita sukai. Dengan begitu, kita telah memiliki gambaran atau sedikit modal ilmu untuk menjalankan bisnis sampingan tersebut. Misalnya saja Anda memiliki hobi di bidang otomotif, tidak ada salahnya bila Anda membuka toko online yang menawarkan aneka macam jenisspare part motor, aksesoris motor, dan lain sebagainya.
  • Dukung dengan ilmu dan pengalaman di bisnis online. Setelah menemukan ide bisnis sampingan yang akan dijalankan, tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memperluas wawasan dan pengalaman Anda di bisnis online. Dalam hal ini Anda bisa mempelajari fungsi internet, mengenal media online yang paling cocok untuk mengembangkan sebuah usaha, serta mencari tahu mengenai strategi-strategi jitu dalam mempromosikan bisnis sampingan via online. Semua hal tersebut bisa Anda pelajari dari internet, buku, majalah, atau mengikuti program pelatihan dari para pakar bisnis online.
  • Jangan sungkan untuk mempublikasikan produk Anda.Seperti halnya bisnis konvensional(offline), dalam menjalankan bisnis online Anda juga harus aktif mempublikasikan produk Anda ke situs toko online yang Anda miliki. Untuk memulainya Anda bisa meng-upload foto, video, atau melengkapi konten tersebut dengan artikel deskripsi, sehingga banyak konsumen yang tertarik dan mempercayai penawaran yang Anda sampaikan.
  • Aktif di forum online. Meskipun Anda memiliki rutinitas harian yang lumayan padat, namun sisihkan waktu Anda 3-4 jam per hari untuk bersosialisasi di forum online. Langkah ini cukup penting, untuk memperluas jaringan bisnis yang dimiliki, berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar bisnis sampingan yang Anda jalankan, sekaligus memperkenalkan keberadaan bisnis Anda kepada khalayak ramai.
  • Perbaharui toko online secara rutin. Berhasil membuka toko onlinetentunya bukan menjadi akhir dari perjuangan Anda. Selanjutnya Anda juga harus rutin meng-update toko online tersebut agar memiliki daya tarik tersendiri di mata para konsumen Anda. Lakukan update secara berkala untuk menunjukan eksistensi bisnis Anda, misalnya saja dengan melengkapi deskripsi produk, menambahkan foto produk, merevisi harga barang, dan lain sebagainya.
Cukup mudah bukan? Semoga informasi tips bisnis online yang kami angkat pada pekan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia untuk segera terjun di dunia usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Rabu, Agustus 15, 2012

Berjuta Cara Evan Williams Hasilkan Uang Lewat Twitter

|0 komentar
Pendiri Twitter, Evan Williams, pekan lalu menutup Web 2.0 Summitdi San Francisco dengan berbicara terus terang tentang bisnisnya.Secara tegas dia mengatakan layanan microblogging memiliki rencana masa depan yang menguntungkan.
Pada tahun 2004, Majalah PC Magazine menganugerahkan "People of the Year" kepada Evan Williams bersama teman-teman yang ada di blogger, meski pada tahun yang sama Evan Williams keluar dari google dan membuat perusahaan sendiri, yaitu Twitter, layanan jejaring sosial yang saat ini sedang naik daun.

Tahun ini Williams memang berbicara banyak di forum tahunan itu, berbeda dengan tahun sebelumnya yang pelit ngomong. Sampai- sampai, moderator pada konferensi tersebut, John Battelle, menggarisbawahi bahwa Williams “telah memulai menjawab setiap pertanyaan yang muncul”.

Williams mengakui, dirinya butuh waktu untuk mengenal dan mempromosikan tren tweet, yang berfungsi sebagai iklan. Selain itu, dia menganggap perusahaan-perusahaan memiliki alasan untuk berhati- hati jika akan melakukannya.

”Kita tidak bisa meletakkan sesuatu di hadapan seseorang jika mereka tidak peduli dengan hal itu karena tidak semua hal akan bekerja sebagaimana promosinya. Tapi sekarang, tren kenaikan percakapan tentang sebuah topik mencapai 3–6 kali,” ujar Williams seperti dikutip CNNMoney.
Namun, pria kelahiran 31 Maret 1972 itu tidak mau berkomentar banyak mengenai angka-angka atau nilai dolar secara spesifik terkait proyeknya di masa mendatang. Dia hanya menegaskan bahwa perhitungannya cukup baik pada produk yang dipromosikan dan membuat sebagian besar pengiklan kembali menggunakan medianya.

”Ada berjuta cara untuk menghasilkan uang lewat Twitter. Saya yakin kami akan mencobanya lagi,” ujar William.
William sadar, untuk bersaing di bisnis internet, pihaknya harus selalu membuat inovasi. Maka, dia pun bersama timnya melakukan pengembangan berupa peluncuran ”New Twitter” pada musim panas lalu.

Salah satu inovasi yang diusungnya adalah dengan membuat tata letak dan fitur sosial seperti ”Who to Follow”.
”Kami sedang berada pada periode transisi sebelumnya, kami hanya mempunyai sangat sedikit waktu untuk melakukan peningkatan produk. Itulah mengapa kami harus menggunakan semua waktu yang kami miliki,”ujar Williams.
Dia menambahkan, sudah memperoleh poin bahwa perusahaannya memiliki waktu dan sumber daya untuk melakukan sejumlah peningkatan tahun ini. Williams yang sebelumnya bekerja pada perusahaan pengelola software, Pyra Labs, mengakui jika dia sendiri sudah mengalami masa transisi di Twitter.

Hal itu ditunjukkan dengan diserahkannya jabatan chief executive officer (CEO) di Twitter kepada mantan chief operation officer (COO)-nya Dick Costolo. Ini dilakukan dengan alasan agar dia lebih fokus pada produk dan desain Twitter.
“Menjadi CEO di perusahaan swasta, lalu mengambil sesuatu yang berisiko bagi perusahaan adalah pekerjaan yang tidak menyenangkan,” ujarnya.
Transisi Twitter juga melibatkan kemitraan dengan perusahaan teknologi lainnya. Tahun lalu, Twitter membuat kesepakatan untuk memasukkan alirannya ke mesin pencari Google dan Bing dari Microsoft. Williams menuturkan, seiring dengan semakin banyaknya permintaan untuk data, Twitter diklaim telah melebihi kapasitas. Akhirnya, Twitter pun menandatangani kesepakatan dengan Gnip untuk menjual sebagian dari data ”firehose” di Twitter. (fn/ok/aa) Sumber : suaramedia.com